Subscribe to Latest Posts

2 Nov 2011

Khasiat / Manfaat Buah Tin / Buah Ara

Posted by Kebun Buah Tin Indonesia. No Comments

Artikel ini disusun dan ditulis oleh tim “Indonesia Figs Garden”.
Penggunaan ulang, terlebih tanpa menyertakan sumber

adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Berikut berbagai manfaat kesehatan buah tin/ara yang kami kompilasi secara ringkas dari berbagai penelitian panjang, tentunya penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesehatan di berbagai benua. Selamat membaca khasiat dahsyatnya!

  1. Kandungan kalium, omega 3 dan omega 6 bersama fenol dan magnesium pada buah tin / ara membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan menjaga seseorang dari serangan jantung koroner.
  2. Buah tin / ara mengandung serat makanan (dietary fiber) yang tergolong tinggi, menjadikan buah ini sangat efektif untuk program penurunan berat badan. Buah tin merupakan salah satu buah yang sering dijadikan buah rekomendasi para ahli diet dan ahli gizi di Amerika dan Eropa.
  3. Serat larut pada buah tin disebut yang disebut pektin membantu dalam mengurangi kolesterol darah. Ketika serat ini melewati sistem pencernaan, serat pektin ini menyapu bola-bola kolesterol dalam usus dan membawanya keluar dari tubuh.
  4. Buah tin/ara dapat menurunkan dan mengontrol tekanan darah tinggi karena buah tin tinggi akan kalium (potassium), mineral yang berperan mengontrol hipertensi (tekanan darah tinggi). Beberapa orang kekurangan kalium karena mereka menghindari makan buah-buahan dan sayur-sayuran dan mengkonsumsi lebih banyak natrium, bahan yang terutama digunakan pada makanan kemasan. Baca juga link 1 dan link 2.
  5. Bagi penderita kencing manis (diabetes), serat yang terdapat di dalam buah tin dapat memperlambat proses penyerapan glukosa di usus kecil. Gabungan zat yang terkandung dalam buah tin yaitu serat yang tinggi dan karbohidrat dalam bentuk yang ringkas, yaitu glukosa dan fruktosa mampu mengontrol kadar gula darah seseorang. Jadi walaupun rasa buah tin termasuk manis, namun aman dikonsumsi oleh mereka yang menderita diabetes. Hal ini sesuai dengan anjuran yang dikeluarkan oleh The American Diabetes Association.
  6. Mengkonsumsi buah tin / ara secara rutin dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara dan kanker kolon (usus besar). Di dalam buah tin / ara mengandung “polyphenols” yang tinggi; dimana zat ini berfungsi sebagai antioksidan yang amat penting bagi tubuh kita, dimana antioksidan dapat mengurangi efek radikal bebas penyebab kanker dalam tubuh kita. Selain itu, serat yang tinggi pada buah tin juga dapat mengikat zat karsinogen pemicu timbulnya kanker di saluran cerna.
  7. Buah tin / ara baik untuk wanita pasca-menopause dan perlindungan dari kanker payudara. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi buah kaya serat secara teratur akan mengurangi kemungkinan terkena kanker dan penyakit degeneratif lainnya.
  8. Kandungan “coumarins” pada buah tin / ara, juga dapat mengurangi resiko kanker prostat dan juga berfungsi merawat kulit.
  9. Kandungan kalsium dan kalium dalam buah tin/ara mencegah penipisan/pengeroposan tulang (osteoporosis), sekaligus membantu untuk meningkatkan kepadatan tulang. Dalam 100 gram buah tin/ara mengandung 241mg kalsium, jumlah ini 2 kali lipat lebih tinggi dari kandungan kalsium pada susu (118mg per 100gram). Kalium dalam buah ara juga melawan hilangnya kalsium melalui urin sehingga mencegah kandungan tulang untuk menipis.
  10. Tingginya kalsium pada buah tin/ara menjadikannya sebagai sumber kalsium alternatif yang amat baik, utamanya diterapkan pada terapi pengobatan bagi orang-orang yang alergi terhadap produk susu.
  11. Bagi orang kurus, perpaduan buah tin dan susu dapat membantu meningkatkan berat badan dengan baik dan seimbang.
  12. Tryptophan dalam buah tin/ara, menginduksi tidur agar lebih baik dan membantu menyingkirkan gangguan tidur seperti insomnia.
  13. Memakan buah tin dapat memulihkan kondisi badan dari kelelahan, meningkatkan daya memori otak dan mencegah anemia. Hasil penelitian lebih lanjut menemukan bahwa buah tin termasuk buah yang dapat merangsang pembentukan hemoglobin darah.
  14. Buah tin TIDAK mengandung garam, lemak, dan kolesterol, tetapi mengandung lebih tinggi kalium, kalsium, serat dan zat besi. Buah ini mengandung sangat rendah sodium. Buah tin juga kaya akan benzaldehida yaitu senyawa anti-kanker, dan beta-karoten. Selain itu, buah tin / ara juga mengandung beberapa vitamin penting seperti vitamin A, B, dan C.
  15. Buah tin (baik yang basah maupun yang kering) juga baik sekali dikonsumsi oleh para ibu pasca melahirkan, sebagai suplai zat besi alami (fer) yang banyak hilang saat melahirkan. Hal ini berbeda sekali dengan suplemen zat besi yang banyak dijual di pasaran yang biasanya malah menyebabkan konstipasi (sembelit / sulit BAB)
  16. Karena manfaat laksatif (memeperlancar BAB), mengkonsumsi buah tin sangat membantu untuk mengobati sembelit kronis. Buah ara/tin sejak dahulu terkenal sebagai obat pencahar alami.
  17. Konsumsi harian buah tin / ara merupakan obat yang sangat efektif untuk terapi penyembuhan wasir atau sering disebut ambeien (dalam bahasa Inggris atau Latin disebut Hemorrhoid dan dalam bahasa kedokteran disebut Piles). Buah ara yang mengandung enzim seperti flavonoid dan ficin sangat baik untuk pencernaan.
  18. Buah tin kaya akan phenol dan benzaldehid alami sebagai zat anti tumor serta dapat membunuh mikro-organisme patogen, jamur dan virus dalam tubuh manusia.
  19. Buah tin/ara sangat berguna dalam mengatasi berbagai gangguan pernafasan termasuk batuk rejan dan asma. Buah tin bekerja dengan menormalkan pernapasan.
  20. Bila diterapkan pada kulit, buah tin/ara yang dipanggang bisa menyembuhkan radang seperti abses (bisul bernanah) dan bisul-bisul.
  21. Buah tin/ara juga dapat bertindak sebagai pembersih kulit yang sangat baik; juga membantu dalam mencegah dan menyembuhkan jerawat. Caranya, makan secara rutin buah ini, atau lumat buah tin segar dan oleskan ke wajah, biarkan selama 10-15 menit. Alasan dibalik terapi ini adalah, buah tin mengandung beberapa mineral alkali yang bermanfaat untuk membantu mengatur keseimbangan pH tubuh; dan ini berguna untuk kesehatan kulit.
  22. Zat-zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya.
  23. Makan buah ara efektif mengobati sakit tenggorokan (sore throat) karena kandungan lendirnya yang tinggi.
  24. Buah ara yang manis dan berasa lembut sering digunakan sebagai pengganti gula. Olahan buah ara di negara barat juga seringkali digunakan untuk membuat olahan kue, puding, berbagai produk roti dan taart, selai, jeli, campuran sereal untuk sarapan dan masih banyak lagi.
  25. Buah tin/ara dapat dikonsumsi setiap orang, termasuk anak-anak dan merupakan makanan yang baik untuk semua umur, karena buah tin mengandung serat yang tinggi dan berasa manis dan juga lezat. Jadi sangat tepat jika kita mengkonsumsi buah ini, sebagai makanan alternatif kita untuk meningkatkan kesehatan kita sehari-hari di dalam dunia modern ini.
  26. Satu lagi, buah ara/tin juga telah digunakan untuk mengobati kelemahan seksual. Caranya, rendam sekitar 2-3 buah ara dalam susu selama semalam dan makanlah di pagi harinya.
  27. Trubus Edisi "Daun Tin Gembur Batu Ginjal"

    DAUN pohon tin / ara dapat menurunkan tingkat trigliserida, yang merupakan satu bentuk lemak yang ditemukan dalam aliran darah. Oleh karena itu, setelah meminum teh daun tin badan akan mendapat efek lebih segar.

  28. Selain itu, rebusan DAUN pohon tin / ara bermanfaat sebagai peluruh batu ginjal. Hal ini dikarenakan daun tin mengandung alkaloid dan saponin, yang bermanfaat sebagai diuretik (peluruh urine).
  29. Rebusan daun pohon tin / ara dapat membantu penderita diabetes mengurangi jumlah asupan insulin sehingga sedikit demi sedikit dapat mengurangi tingginya kandungan gula dalam darah. Hal ini sesuai dengan anjuran yang dikeluarkan oleh The American Diabetes Association.

Sehubungan dengan berbagai khasiat buah tin/ara ini, Dr. Oliver Alabaster, Pengarah Institut Pencegahan Penyakit di George Washington University Medical Centre menyatakan bahwa jika seseorang mengambil Buah ara/tin, sebenarnya telah mengambil makanan yang menjamin kesehatan dirinya dalam jangka panjang. Maka tidak heranlah jika buah ara/tin disebut oleh pakar-pakar makanan pada saat ini sebagai makanan Nutraseutikal (functional food), karena buah tin/ara bukan sekedar mengandung zat-zat yang berkhasiat, bahkan lebih dari itu; bermanfaat sebagai penjaga tubuh dan mampu mencegah serangan penyakit-penyakit tertentu.

Disamping itu, Lembaga Penasehat Buah Tin di California (California Fig Advisory Board) telah mengatakan buah tin/ara sebagai “Nature’s most nearly perfect fruit”, yaitu Buah yang hampir mencapai tahap kesempurnaan secara keseluruhan.

Maha Suci Allah yang telah menciptakan buah Tin yang terbukti secara ilmiah mengandung manfaat yang sangat luar biasa. Akhirulkalam kami cuplikkan Qur’an surat 3:191 sebagai bahan renungan bahwa Allah tidak akan menciptakan sesuatu di alam semesta ini dengan sia-sia. “Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi ( seraya berkata ) : “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, maha suci engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka .”

Nutrisi pada Buah Tin Segar
(100 grams)
Nutrisi pada Buah Tin Kering
(100 grams)
Calories (kcal) 74 Calories (kcal) 249
Fibre (g) 3 Fibre (g) 10
Fat (g) 0 Fat (g) 1
Protein (g) 1 Protein (g) 3
Sugar (g) 16 Sugar (g) 48
Vitamin A (IU) 142 Vitamin A (IU) 10
Vitamin C (mg) 2 Vitamin C (mg) 1.2
Vitamin B1 0.1 Vitamin B1 0.1
Vitamin B2 0.1 Vitamin B2 0.1
Vitamin B6 0.1 Vitamin B6 0.1
Sodium 1 Sodium 10
Potassium 232 Potassium 680
Calcium 35 Calcium 162
Phosphorus 232 Phosphorus 67
Magnesium 17 Magnesium 68
Iron 0.4 Iron 3.07
Manganese 0.1 Manganese 0.8
Copper 0.1 Copper 0.3
Selenium 0.2 Selenium 0.6
Zinc 0.2 Zinc 0.5

Kandungan Nutrisi Buah Ara/Tin tiap 100 gram
Sumber: California Figs Advisory Boards

Disusun dari berbagai sumber, oleh tim redaksi Indonesia Figs Garden.

Kami menyediakan BIBIT POHON BUAH TIN.
Bibit siap tanam dan siap berbuah.

Buah syurga yang disunnahkan Rasulullah SAW untuk dimakan oleh ummatnya. Juga tercantum dalam kitab suci berbagai agama seperti Qur’an, Injil, dan Taurat. Buah dan daun terbukti kaya berbagai khasiat & digunakan sebagai obat penyembuhan berbagai penyakit.

Stok bibit banyak (ada yang sudah berbuah & ada yang siap berbuah). Kemasan polybag. Lokasi di Jakarta Selatan. Kami juga siap mengantar ke tempat anda.

Hubungi kami di:
0812-131-98491
(Telp / SMS)


Salam Sehat & Berkah!

Hartono A. Halim
www.pohontin.com
www.buahtin.com

———————————————————————————————-

 

11 Feb 2011

Buah Tin dan Pohon Tin

Posted by Indonesia Figs Garden IFG. No Comments


Buah Tin dan Pohon Tin

Status konservasi:
Risiko Rendah
Klasifikasi ilmiah:
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Rosales
Famili: Moraceae
Genus: Ficus
Upagenus: Ficus
Spesies: F. carica
Nama binomial
:
Ficus carica
L. (lateks)

Tin (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan, ia berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama, yaitu buah TIN. Nama ini diambil dari bahasa Arab (at-tin), juga dikenal dengan nama “Ara” (buah ara / pohon ara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig, dimana sebenarnya pohon tin masih termasuk kerabat pohon beringin.

Pembudidayaan
Tumbuh di daerah Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afganistan. Sekarang dibudidayakan pula di Australia, Cile, Argentina, serta Amerika Serikat.

Habitus berupa pohon, besar dan dapat tumbuh hingga 10 meter dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping.

Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan dilakukan oleh sejenis tawon khusus, sama seperti serangga yang menyerbuki jenis-jenis Ficus lainnya.

Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Tipe ini khas untuk semua anggota suku ara-araan (Moraceae). Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini dapat mengiritasi kulit.

 

Buah Tin Kering berupa Kismis

Pemanfaatan
Buah tin dapat dimakan segar, dikeringkan, atau dibuat selai. Buah yang dipetik harus segera dimanfaatkan karena tidak dapat disimpan lama (mudah rusak). Seringkali untuk mengawetkan buah ini dijadikan kismis melalui proses pengeringan. Buah tin juga bisa dijadikan selai yang lezat untuk olahan berbagai makanan. Di Bengali buah tin diolah sebagai sayuran.

Kaitan dengan literatur
Dalam Kitab Kejadian dalam Alkitab, Adam dan Hawa dilapisi diri mereka dengan daun ara (Kejadian 3:7) setelah memakan “buah terlarang” dari Pohon Pengetahuan Baik dan Jahat. Demikian juga, daun ara, atau penggambaran dari daun ara, telah lama digunakan untuk menutupi alat kelamin telanjang tokoh dalam lukisan dan patung. Seringkali daun ara ini ditambahkan oleh kolektor atau peserta pameran seni lama setelah karya asli selesai. Penggunaan daun ara sebagai pelindung atau perisai kesopanan semacam telah memasuki bahasa.

Kutipan alkitab “setiap orang di bawah pohon anggur sendiri dan pohon ara” (1 Raja-raja 4:25) telah digunakan untuk menunjukkan perdamaian dan kemakmuran. Itu umumnya dikutip untuk merujuk pada kehidupan yang akan dipimpin oleh pemukim di Barat Amerika, dan digunakan oleh Theodor Herzl dalam gambaran masa depan Homeland Yahudi

Dalam beberapa kebudayaan dunia seperti Arab, Bengali, Persia, Yunani, Romawi, Mesir, buah tin/ara dikenal dalam berbagai literatur kuno mereka. Beberapa idiom dan pribahasa kuno juga melibatkan pengistilahan buah tin/ara ini dalam sastra mereka.

Ada sebuah surah dalam Quran dinamai dari pohon TIN, dan buah juga disebutkan dalam Al-Qur’an di banyak tempat. Selain disebutkan di Al-Quran, buah tin disebutkan juga oleh Nabi Muhammad S.A.W, yang menyatakan dalam Hadits:

“Jika saya harus menyebutkan buah yang turun dari surga, aku akan mengatakan ini adalah buah yang bersifat sorgawi, ia tidak memiliki lubang-lubang. Makanlah dari buah-buahan ini karena mereka mencegah wasir, mencegah tumpukan Cholesterol dan membantu gout.”

Negronne figs illustration by Aislinn Adams

Ragam Buah Tin

Dalam Al-Qur’an; kitab suci umat Islam, buah tin disebutkan dalam sebuah surat yang berjudul “At-tiin”. Berikut kutipannya dari ayat 1-8:

  1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
  2. dan demi bukit Sinai,
  3. dan demi kota (Mekah) ini yang aman,
  4. sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
  5. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
  6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
  7. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
  8. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?

Persebaran & Pemanfaatan

Tin secara luas tumbuh di seluruh rentang alam di Iran dan utara India, dan juga di seluruh wilayah Mediterania dan daerah-daerah lain di dunia dengan iklim yang sama, termasuk Louisiana, California, Oregon, Texas, South carolina, dan Washington di Amerika Serikat, Nuevo León dan Coahuila di timur laut Meksiko, juga Australia, Chili, dan Afrika Selatan. Ara / tin juga dapat ditemukan di iklim kontinental dengan musim panas, sejauh utara Hungaria, dan dapat mengambil dua atau tiga kali per tahun. Ribuan kultivar, paling disebutkan namanya, telah disusun atau muncul sebagai migrasi manusia membawa ara ke banyak tempat di dunia . Tin telah dianggap sebagai tanaman pangan yang penting selama ribuan tahun, dan juga dianggap sangat bermanfaat dalam makanan sehari – hari .

Ara / Tin salah satu tanaman yang pertama dibudidayakan oleh manusia karena dapat dimakan. Subfossil ditemukan sembilan buah ara dari jenis parthenocarpic ditemukan sekitar tahun 9400-9200 SM yang ditemukan awak di desa Neolitikum Gilgal I (di Lembah Yordania, 13 km sebelah utara Yerikho). Yang menemukan mendahului domestikasi penanaman gandum, barley, dan kacang-kacangan, dan dengan demikian dapat menjadi contoh pertama yang diketahui pertanian tin di zaman itu. Diperkirakan bahwa tin mungkin telah ditanam dan dibudidayakan dengan sengaja, seribu tahun sebelum tanaman berikutnya ditanam seperti (gandum dan gandum hitam). [2]

Budidaya Buah Tin di Iran

Tin / Ara itu juga merupakan sumber makanan umum bagi orang Roma. Cato the Elder, dalam De Agri Cultura, daftar beberapa jenis buah ara tumbuh pada saat ia menulis buku: seperti Mariscan, Afrika, Herculanean, Saguntine, dan Tellanian hitam (De agribisnis cultura, bab. 8). Buah digunakan, antara lain, untuk menggemukkan angsa untuk produksi dari foie gras.

Tin / Ara dapat dimakan segar atau kering, dan digunakan dalam pembuatan selai. Sebagian besar produksi komersial di dikeringkan atau diproses juga dalam bentuk lain, karena buah yang matang transportasi tidak baik maka akan cepat rusak , dan harus disimpan dengan baik agar tidak cepat rusak.

PRODUSEN TIN
Laporan FAO tahun 2005 menyebutkan produksi ara/Tin sampai 1.057.000 ton; Turki adalah produser ara terbesar (285.000 ton), diikuti oleh Mesir (170.000 ton) dan negara-negara Mediterania lainnya.

Kultivar / Jenis Tin

Alma
Brown Turki
Celeste
Italian hitam
Italian putih
Kadota: digunakan dalam Gambar Newton, mengering dengan baik
Lemon Figs: juga dikenal sebagai pucat, atau Marseilles
Mision Figs: hitam, manis, umumnya kering
Dan lain-lain, masih banyak lagi jenisnya.

 

Pohon Tin Liar di India – wild figs tree in India

 

BUAH PALSU & REPRODUKSI
Meskipun sering disebut sebagai buah, buah tin/ara sebenarnya adalah bunga dari pohon, yang dikenal sebagai bunga majemuk (yang tersusun dari beberapa bunga), buah palsu atau beberapa buah, di mana bunga dan biji-bijian tumbuh bersama untuk membentuk satu massa. Dorstenia genus, juga dalam keluarga ara (Moraceae), menunjukkan seperti bunga kecil yang disusun pada sebuah wadah, namun dalam kasus ini adalah wadah yang lebih atau kurang datar, permukaan terbuka. Bunga tidak terlihat, karena mekar di dalam buah. Lubang kecil (ostiole)terlihat di tengah buah adalah sebuah lorong sempit, yang memungkinkan lebah yang sangat khususlebah ara, untuk masuk ke buah dan menyerbuki bunga, buah where after tumbuh benih.

Proses reproduksi alami pohon buah tin dengan bantuan fig wasp

Dua tanaman buah tin /ara yang berpotensi diproduksi setiap tahun. pertama atau tanaman breba berkembang di musim semi pada pertumbuhan awal. Sebaliknya, tin /ara utama mengembangkan tanaman pada beberapa tahun dalam pertumbuhan dan matang di akhir musim panas atau musim gugur. Tanaman utama umumnya unggul dalam kuantitas dan kualitas baik daripada breba tanaman. Namun, beberapa kultivar tanaman menghasilkan breba baik (misalnya, Black Misi, Croisic, dan Ventura).

Pada dasarnya ada tiga jenis buah tin / buah ara secara umum:

  • Caducous (atau Smirna) buah tin /buah ara memerlukan penyerbukan oleh lebah ara dan caprifigs untuk mengembangkan tanaman. Beberapa kultivar adalah Calimyrna, Marabout, dan Zidi.
  • Gigih (atau common) buah tin / buah ara tidak perlu penyerbukan; buah berkembang melalui parthenocarpic. Jenis ini adalah pohon ara yang paling sering ditanam oleh tukang kebun di rumah. Adriatik, Black MissionBrown TurkiBrunswick, dan Celeste adalah beberapa kultivar representatif.
  • Intermediate (atau San Pedro) buah tin /buah ara tidak perlu untuk mengatur penyerbukan tanaman breba, tapi memang memerlukan penyerbukan, setidaknya di beberapa daerah, untuk tanaman utama. Contohnya adalah Lampeira, Raja, dan San Pedro.

Tanaman buah tin / ara mudah untuk menyebarkan melalui beberapa metode. Propagasi menggunakan metode tidak pakai biji yang disukai karena metode vegetatif ada yang lebih cepat dan lebih dapat diandalkan (yakni, mereka tidak menghasilkan caprifigs tidak termakan).

Untuk propagasi di pertengahan musim panas, lapisan udara pertumbuhan baru pada bulan Agustus (pertengahan musim panas) atau menyisipkan mengeras dari 15-25 cm (6-10 inci) tunas menjadi lembab perlite atau campuran tanah berpasir, menjaga potongan-potongan diarsir sampai baru pertumbuhan dimulai; kemudian secara bertahap memindahkan mereka ke matahari penuh. Alternatif metode propagasi membungkuk di cabang yang lebih tinggi, menggaruk kulit untuk mengungkapkan batin hijau kulit kayu, lalu menjepit daerah yang tergores erat ke tanah. Dalam beberapa minggu, akar akan berkembang dan cabang dapat dipotong dari tanaman ibu dan dipindahkan ke mana diinginkan.

Untuk musim semi propagasi, sebelum dimulai pertumbuhan pohon, potong 15-25 cm (6-10 inci) tunas tunas yang sehat pada tujuan mereka, dan menetapkan menjadi lembab perlite dan / atau campuran tanah berpasir yang terletak di tempat teduh. Setelah mulai menghasilkan potongan daun, menguburkan mereka ke bawah untuk memberi awal pertumbuhan daun tanaman yang baik di lokasi yang diinginkan.

 

Buah Tin untuk Kesehatan

Kandungan Buah Tin per 100 gram

  • Nutritional value per 100 g (3.5 oz)
  • Energy 250 kcal 1040 kJ
  • Carbohydrates 63.87 g
  • - Sugars 47.92 g
  • - Dietary fiber 9.8 g
  • Fat 0.93 g
  • Protein 3.30 g
  • Thiamine (Vit. B1) 0.085 mg 7%
  • Riboflavin (Vit. B2) 0.082 mg 5%
  • Niacin (Vit. B3) 0.619 mg 4%
  • Pantothenic acid (B5) 0.434 mg 9%
  • Vitamin B6 0.106 mg 8%
  • Folate (Vit. B9) 9 μg 2%
  • Vitamin C 1.2 mg 2%
  • Calcium 162 mg 16%
  • Iron 2.03 mg 16%
  • Magnesium 68 mg 18%
  • Phosphorus 67 mg 10%
  • Potassium 680 mg 14%
  • Zinc 0.55 mg 6%

 

 

Percentages are relative to US
recommendations for adults.
Source: USDA Nutrient database

BUAH ARA DAN KESEHATAN
Buah tin/ara adalah salah satu tanaman tertinggi akan sumber kalsium dan serat. Menurut USDA data untuk Misi variasi, buah tin/ara kering yang terkaya adalah di serat, tembaga, mangan, magnesium, kalium, kalsium, dan vitamin K, relatif diperlukan terhadap kebutuhan tubuh manusia. Mereka memiliki jumlah yang lebih kecil dari banyak nutrisi lain. Ara memiliki efek pencahar dan mengandung banyak antioksidan. Mereka adalah sumber yang baik flavonoid dan polyphenol. Dalam sebuah studi, 40 gram bagian buah tin/ara kering (dua ukuran medium ara) menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kapasitas antioksidan plasma dalam darah. [Link lain]

 

PENELITIAN – PENELITIAN BUAH TIN

Asam phenolic dan flavonoid dari buah ara (Ficus carica L.) di utara wilayah Mediterania

Buah Tin, Buah Sehat

Robert Veberic, a, Mateja Colarica dan Franci Stampara

University Ljubljana, Biotechnical Fakultas, Departemen Agronomi, Ketua untuk Tumbuh Buah, Jamnikarjeva 101, SI-1000 Ljubljana, Slovenia

Diterima 28 Desember 2006; direvisi 11 Maret 2007; diterima 28 Mei 2007. Tersedia online 2 Juni 2007.

Abstrak 1
Phenolic adalah konstituen penting pada kualitas buah karena kontribusi mereka terhadap rasa, warna dan sifat-sifat nutrisi buah. Kami telah mencoba untuk mengevaluasi profil fenolik buah tin /ara, karena hanya terbatas informasi mengenai topik yang tersedia dalam literatur. Dengan HPLC-sistem PDA, kami telah mengidentifikasi phenolic berikut: asam gallic chlorogenic, asam, asam syringic, (+)-catechin, (-)-epicatechin dan rutin. Phenolic itu diekstrak dari tiga kultivar ara yang biasa ditanam di daerah pesisir Slovenia. Kultivar ini adalah ‘Škofjotka’ (‘Zuccherina’) jenis buah putih, ‘Crna petrovka’ dan ‘Miljska figa’, jenis baik buah gelap. Buah pertama dan kedua dari tanaman itu dikumpulkan dan dibandingkan. Secara umum, buah dari tanaman kedua berisi phenolic nilai yang lebih tinggi daripada buah dari panen pertama. Phenolic yang dianalisis hadir pada konten tertinggi yang rutin (sampai 28,7 mg per 100 g FW), diikuti oleh (+)-catechin (sampai 4,03 mg per 100 g FW), asam chlorogenic (sampai 1,71 mg per 100 g FW ), (-)-epicatechin (sampai 0,97 mg per 100 g FW), asam gallic (sampai 0,38 mg per 100 g FW) dan, akhirnya, asam syringic (sampai 0,10 mg per 100 g FW). Kedua kultivar dengan buah gelap yang lebih tinggi menunjukkan tingkat total dianalisis phenolic, dibandingkan dengan budidaya buah putih ‘Škofjotka’. Jumlah yang diukur dapat dibandingkan dengan buah-buahan lain yang tumbuh di wilayah ini. Jumlah rutin khususnya cukup tinggi dan sebanding dengan apel, misalnya. Sebagai sesuatu yang khas, buah segar musiman, buah tin /ara dapat menjadi unsur penting makanan daerah.

Buah Tin untuk Kesehatan

Buah Tin / Ara untuk Melawan Sel-Sel Kanker manusia
Abstrak 1

Buah Tin Siap Santap

Buah ara lateks / Figs Fruit Lateks (FFL) mengandung sejumlah besar senyawa polyphenolic dan dapat berfungsi sebagai sumber antioksidan setelah dikonsumsi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkonfirmasi aktivitas antikanker FFL melawan sel-sel kanker manusia dan untuk menjelaskan lebih lanjut mekanisme aktivitasnya. Glioblastoma manusia, hepatoseluler karsinoma, dan sel-sel hati normal digunakan untuk uji in vitro efek FFL. Tes termasuk cytotoxicity, inhibisi pembentukan koloni, Brdu penggabungan, akridin jeruk / ethidium bromida (AO / EB) apoptotic pewarnaan untuk sel, distribusi siklus sel melalui aliran cytometry (FCM), dan ADP-ribosyltransferase (NAD +; poli (ADP-ribosa) polimerase)-seperti 1 (ADPERL1) ekspresi mRNA melalui RT-PCR sebagai tanggapan terhadap FFL pengobatan. Setelah FFL perawatan, proliferasi, pembentukan koloni, dan indeks pelabelan Brdu sel kanker menurun (P <0,05), sedangkan AO / EB bernoda sel apoptotic meningkat (P <0,05). Oleh FCM analisis, kenaikan sel fase G0/G1 populasi dan penurunan S dan G2 / M fase sel-sel yang diamati (P <0,01), sedangkan kedua ADPRTL1 ekspresi mRNA dan indeks apoptotic meningkat (P <0,01). Temuan dalam studi ini menunjukkan bahwa cytotoxicity ampuh FFL dipamerkan dalam beberapa sel kanker manusia dengan sedikit efek pada sel-sel normal pada konsentrasi tertentu. Mekanisme efek seperti itu mungkin terkait dengan penghambatan sintesis DNA, induksi apoptosis, dan siklus penangkapan sel sel kanker

Ficus spp. (ara): etnobotani dan potensi sebagai antikanker dan anti-inflammatory agents.
Abstrak 2

Buah Tin Siap Olah, Pemesanan Pohon Tin Hubungi Kami di 0852 30788 450

Tinjauan ini mengeksplorasi Abad Pertengahan, sumber-sumber kuno dan modern untuk penggunaan ethnopharmacological spesies Ficus (ara), khusus untuk pekerjaan melawan penyakit ganas dan peradangan. Hubungan yang erat antara inflamasi / infeksi dan penyakit kanker terlihat baik dari abad pertengahan / kuno dari penggabungan konsep-konsep ini; dan ilmu farmakologi modern mengakui memulai dan mempromosikan pentingnya peradangan untuk pertumbuhan kanker. Juga dipertimbangkan adalah kelompok dan senyawa kimia yang mendasari tindakan antikanker dan anti-inflamasi, hubungan tawon ara (figs wasp) dan botani, ekstraksi dan penyimpanan ara lateks, dan metode-metode tradisional menyiapkan ara sebagai obat-obatan termasuk lye ara, ara poultices anggur dan obat-obatan.

Kegiatan dan anthocyanin antioksidan isi dari buah-buahan segar dari Common ara (Ficus carica L.).
Abstrak 3

Buah tin / ara telah menjadi komponen khas dalam mempromosikan kesehatan dan diet di Mediterania selama ribuan tahun. Untuk mempelajari kesehatan, mempromosikan potensi konstituen dari buah tin / ara, enam varietas ara komersial  yang berbeda warna (hitam, merah, kuning, dan hijau) dianalisis untuk total polifenol, total flavonoid, kapasitas antioksidan, dan jumlah dan profil anthocyanin. Fase terbalik menggunakan kromatografi cair (RP-LC), berbagai konsentrasi anthocyanin tapi profil yang sama ditemukan pada semua variasi yang dipelajari.

Hidrolisis mengungkapkan cyanidin sebagai aglycon utama. Proton dan karbon NMR dikonfirmasi cyanidin-3-O-rhamnoglucoside (cyanidin-3-O-rutinoside; C3R) sebagai anthocyanin utama di semua buah-buahan. Tampilan warna ekstrak buah tin/ara berkorelasi baik dengan total polyphenol, flavonoid, anthocyanin, dan kapasitas antioksidan. Ekstrak dari varietas yang gelap menunjukkan isi dari phytochemical yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas berwarna lebih terang.

Kulit buah menyumbang sebagian besar di atas phytochemical dan aktivitas antioksidan dibandingkan dengan buah bubur. Kapasitas antioksidan berkorelasi dengan baik dengan jumlah polyphenol dan anthocyanin (R2 = 0,985 dan 0,992 masing-masing). Pada jenis Black Mission Figs dan Brown Turki, fraksi anthocyanin menyumbang 36 dan 28% dari total kapasitas antioksidan, pada masing-masingnya. C3R menyumbang 92% dari total kapasitas antioksidan fraksi anthocyanin. Buah dari jenis Black Mission Figs berisi berbagai tingkat tertinggi polyphenol, flavonoid, dan anthocyanin yang menunjukkan kapasitas antioksidan tertinggi.

 

Studi Perbandingan Pohon Tin /Ara
dalam Kemanjuran Pengobatan Penyakit Kulit Kutil (verruca vulgaris) vs cryotherapy.

Latar Belakang: Sebuah metode tradisional untuk pengobatan kutil di beberapa daerah pedesaan Iran terdiri dari penggunaan pohon tin /ara (ficus carica) lateks sebagai pengobatan lokal, namun tidak ada evaluasi ilmiah keefektifannya.

METODE: Sebuah prospektif, terbuka kanan / kiri pengadilan komparatif lateks pohon ara vs terapi standar lokal cryotherapy dilakukan. Dua puluh lima pasien dengan kutil umum direkrut ke dalam studi dari klinik rawat jalan.

Buah Tin Black Mission

Para pasien yang diperintahkan dalam penerapan diri lateks pohon ara untuk kutil pada satu sisi tubuh. Kutil di seberang diperlakukan menggunakan cryotherapy standar. A 6-bulan studi lanjutan direncanakan.

HASIL: Pada 11 (44%) dari 25 pasien resolusi lengkap lateks pohon ara diperlakukan kutil diamati. Sisanya 14 pasien (56%) memiliki menyembuhkan lengkap cryotherapy berikut. Dua pasien mengalami remisi lengkap di kedua belah pihak. Dua pasien gagal untuk menanggapi baik cryotherapy atau lateks pohon ara. Ditemukan bahwa terapi lateks tipis pohon ara kurang efektif daripada cryotherapy. Efek samping yang diamati hanya di cryo-perlakukan kutil. Pada 6-bulan studi lanjutan ada 18% tingkat kambuh.

KESIMPULAN: Terapi lateks kutil dengan pohon ara/tin menawarkan beberapa efek yang menguntungkan termasuk durasi pendek pada terapi, tidak ada laporan mengenai efek samping, kemudahan penggunaan, kepatuhan pasien, dan tingkat kekambuhan rendah. Mekanisme pasti dari kegiatan antiwart dari lateks pohon tin / ara tidak jelas tetapi mungkin hasil dari aktivitas proteolitik enzim lateks.

 

Catatan admin blog: artikel ini merupakan terjemahan bebas dari sebagian isi wikipedia tentang pohon tin; juga dikutip dari berbagai sumber media dan penelitian. Dimana tulisan ini masih perlu diperbaiki dan disempurnakan. Mohon masukan dan berbagai kritiknya. Salam berkah.

 

 

 

KAMI MENYEDIAKAN BIBIT POHON TIN SIAP TANAM.

Bagi yang berminat membeli pohon tin / ara dapat langsung menghubungi kami di nomor: 

021 – 5036 3366 (call center)
0852 30788 450 (Telp/SMS)

Ket: Sebagian Hasil Penjualan akan Digunakan
untuk Membantu Anak Yatim dan
Pemberdayaan Dhuafa

—————————————————————————————————-
Indonesia Figs Garden

Tentang Kami:
Saat ini kami memfokuskan diri pada budidaya POHON TIN yang juga dikenal sebagai buah ara, buah figs dan buah surgawi; yang disebutkan dalam Al Quran dan hadist.

Lokasi kami berada di daerah Fatmawati yang menjadi akses ke beberapa wilayah seperti Cilandak, Blok M, Radio Dalam, Pondok Indah dan Cipete di Jakarta Selatan, ibukota Indonesia. Lihat rute Embun Florist di link berikut ini: LINK MAP GOOGLE KAMI
—————————————————————————————————-

Jangan ragu untuk menghubungi kami,
walau sekedar bertanya ataupun silaturahim.
Semoga menjadi jalan keberkahan.

Salam,
Hartono Abdul Halim

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

11 Feb 2011

Buah Tin si Super Fruit, Healthy Yummi

Posted by Indonesia Figs Garden IFG. No Comments

Anda tentu sudah sering mendengar manfaat buah-buahan, kini kenali lebih dalam lagi manfaat buah-buahan yang bisa Anda konsumsi sehari-hari.


1. Menormalkan tekanan darah
Good  : Pisang

Better : Buah tin

Enam buah tin atau buah fig memiliki 891 miligram (mg) potassium yang dapat menurunkan tekanan darah, sedikitnya 20% dari kebutuhan harian Anda, dan sekitar 40% dari satu buah pisang yang besar. Dalam sebuah penelitian selama 5 tahun di Netherland, makanan yang tinggi kandungan potassium yang dihubungkan dengan menurunnya tingkat kematian dari berbagai macam penyakit yang biasa diderita usia 55 tahun keatas.

Selain itu, Anda akan memperoleh kekuatan untuk tulang Anda. Buah tin merupakan satu dari banyak buah yang merupakan sumber terbaik untuk memperoleh kalsium, sedikitnya 6 buah tin setara dengan setengah cangkir susu tanpa lemak.

Buah tin pada permukaannya kering dan terasa berat di tangan. Buah tin yang masak agak mengalami retak yang sari buahnya meledak keluar. Anda bisa menyajikannya dengan dicampur yogurt, oatmeal, atau salad.

2. Melindungi Jantung
Good : Anggur Merah
Better  : Leci

Sebuah penelitian di Prancis dipublikasikan di Journal of Nutrition menemukan bahwa leci memiliki polifenol tertinggi kedua dari semua buah yang diteliti, sedikitnya 15% lebih dari jumlah yang ditemukan pada anggur, Komposisinya mungkin memainkan peran penting terhadap pencegahan penyakit degenaratif, seperti kanker.

“polipenol bertindak seperti ladang kekuatan, membantu untuk menghadang serbuan dari sel yang merusak,” ujar David Grotto, RD, penulis buku 101 Foods That Could Save Your Life!

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan perlindungan dari kanker payudara. Pada sebuah percobaan terhadap hewan di Universitas Sinchuan di Cina menemukan bahwa leci mungkin dapat membantu pencegahan formasi sel kanker payudara, maka berterima kasihlah pada buah yang memiliki antioksidan kuat ini.

3. Untuk Kulit Cantik
Good  : Jeruk
Better : Jambu biji

Secangkir buah jambu biji merah memiliki sedikitnya lima kali seperti yang dibutuhkan kulit, seperti vitamin C pada jeruk, sekitar 377 mg berbanding 83 mg. Berdasarkan studi yang melibatkan 4.000 wanita Amerika yang berusia 40 sampai 74 tahun, wanita yang mengonsumsi banyak vitamin C memiliki sedikit kerutan dibanding mereka yang tidak mengonsumsinya.

Selain itu Anda bisa terhindar dari serangan bakteri. Jambu biji dapat melindungi Anda dari foodborne (penyakit yang disebabkan karena mengonsumsi makanan atau minuman yang tercemar), seperti Listeria dan Staph, berdasarkan penelitian oleh mikrobiologis di Bangladesh.

Peneliti di Thailand juga menemukan bahwa jambu biji memiliki anti-oksidan sebaik brokoli dan blueberries, meskipun pada setiap buah memiliki komponen kesehatan yang berbeda-beda.

Penulis: Purwanti
Sumber: Media Indonesia Online

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

18 Jan 2011

Lokasi Kami

Posted by Indonesia Figs Garden IFG. 4 Comments

[googlemaps http://maps.google.co.id/maps?f=q&amp;source=s_q&amp;hl=id&amp;geocode=&amp;q=haji+jeni,+jakarta+selatan&amp;ie=UTF8&amp;hq=&amp;hnear=Jalan+Haji+Jeni,+Jakarta+Selatan,+Jakarta&amp;z=14&amp;ll=-6.263271,106.792434&amp;output=embed&w=485&h=550]

18 Jan 2011

Menanam Pohon Tin

Posted by Indonesia Figs Garden IFG. No Comments

Gambar Pohon Tin

Menanam Pohon Tin

Banyak rekan bertanya pada kami bagaimana menanam pohon tin. Saya sendiri selalu berusaha menjawab dengan penjelasan termudah, karena kebanyakan pertanyaan datang dari mereka yang awam tentang pohon tin. Jawaban seperti persiapan penanaman, langkah-langkah penanaman, media tanam, apa yang sebaiknya dilakukan, apa yang sebaiknya jangan dilakukan, pemeliharaan pohon tin, dan seterusnya. Saya pikir cukup standar jawabannya. Mengapa jawaban standar? Karena menanam pohon tin layaknya kita menanam pohon pada umumnya! Gali tanah, tanam, beri pupuk, siram, dan rawat. Begitulah seterusnya.

Pohon tin / ara / figs yang dalam bahasa latinnya Ficus carica ini  berasal dari tanah Arab, kemudian menyebar ke Eropa, Asia, Amerika dan belahan dunia lainnya seperti Australia bahkan hingga ke seluruh daratan bumi kecuali wilayah kutub. Pohon tin memiliki karakter sangat menyukai guyuran matahari. Selain dikarenakan dari berasal dari negeri beriklim subtropis gurun, tanaman ini termasuk tanaman yang bandel atau tahan hidup di belahan bumi tropis seperti Indonesia.

Tabulampot Pohon Tin

Menanam pohon tin sangat mudah dilakukan. Bila dibayangkan, seperti menanam pohon-pohon lainnya. Seperti biasa, selalu ada dua pilihan dalam menanam pohon; di pot atau di tanah. Cara menanam pertama yaitu di pot, ada beberapa aturan yang harus kita perhatikan. Diantaranya adalah:

1. Pemilihan bibit pohon tin
Pilihlah bibit pohon tin yang berkualitas. Hal ini ditandai dengan besaran batang bibit tersebut, bisa dilihat pada fisik tanaman secara kasat mata. Besar batang setidaknya jangan sampai lebih kecil dari batang pensil, yang terbaik adalah  besar batang bibit pohon tin setidaknya minimal dua kali besar batang pensil atau lebih.

Kemudian pastikan kondisi tanaman dalam keadaan prima dan siap dibawa. Perhatikan apakah perakarannya sudah kuat atau belum, sudah banyak atau belum. Lalu bagaimana kondisi batang dan cabang-cabangnya, apakah masih dalam keadaan kencang / kekar dan tidak keriput. Perhatikan pula kondisi tunas-tunas daunnya apakah masih dalam keadaan segar atau tidak, akan lebih bagus lagi jika sudah berdaun banyak dan dalam kondisi segar.

2. Perlakuan awal dan perlakuan lanjutan sesaat dan setelah kita menerima pohon tin
Keberlangsungan hidup pohon tin yang kita terima, sangat ditentukan oleh perlakuan awal kita pada pohon tin tersebut. Tahapan ini mungkin sering diabaikan terutama bagi mereka yang awam akan tanaman. Akibatnya, bibit pohon tin yang kita terima bisa saja mengalami lambat tumbuh, tersiksa, ataupun ekstrimnya mati. Berikut tips-tipsnya:

Perlakuan Awal: Menentukan

- Saat menerima pohon, periksa syarat-syarat bibit yang bagus seperti pada point satu di atas.
- Lanjut dengan periksa kondisi media tanamnya / tanahnya. Ada baiknya sebelum dibawa tanaman sudah disiram pada sehari sebelumnya. Dengan demikian media tidak terlalu basah ataupun tidak terlalu kering saat kita bawa.
- Waktu atau timing pemindahan / pembawaan tanaman juga menentukan kondisi tanaman. Ada baiknya pemindahan tanaman (bila jarak jauh) dilakukan pada waktu yang tidak terlalu panas / terik. Alasannya supaya tingkat stress tanaman saat pemindahan terjadi dapat diminimalisir. Bilapun terpaksa harus dipindahkan pada waktu yang tidak ideal, terlebih dahulu semprotkan ke seluruh tanaman zat pengurang stress tanaman seperti vitamin B1 (terutama bila akan dibawa jarak jauh).
- Bila media tanam pohon tin dikemas dalam kantung polybag, karena sifat ketidakstabilan polybag dalam menahan media tanam, jaga media tanam agar tidak pecah ataupun berhamburan, mengingat bila media tanam itu tumpah, atau pecah atau merekah, bisa dipastikan akar tanaman akan terganggu dan terancam keberlangsungan hidupnya. Hal ini bisa diatasi dengan mengikat model jaring pada keseluruhan polybag, sehingga baik dari bawah sampai ke atas polybag mengunci sempurna dan ketat media tanamnya.
- Yang tidak kalah penting adalah pada saat mengangkat tanaman, perlakukan tanaman dengan hati-hati. Angkat tanaman pada media polybagnya, jangan sekali-kali mengangkat tanaman pada batangnya (mencengkram ataupun dijinjing). Hindari keretakan dan kerusakan bentuk tanah/media tanam yang dapat merusak akar tanaman itu sendiri.

Berhati-hati Sejak Perlakuan Awal

Bersambung
(Hak cipta penulisan © oleh Embun Florist)

16 Jan 2011

Khasiat Daun Pohon Tin

Posted by Indonesia Figs Garden IFG. 1 Comment

image by pohontin.wordpress.com

Daun Pohon Tin, image by pohontin.wordpress.com

Berurine dan bangun dari duduk adalah aktivitas yang menyiksa Tjawa Noor Cholis. Setiap kali bangkit usai duduk, ia merasakan nyeri pinggang bukan kepalang. Ketika berkemih penderitaan itu kembali terulang. ‘Sangat menyiksa,’ ujarnya. Setelah rutin mengkonsumsi rebusan daun tin, penderitaan panjang sejak 2000 itu berakhir.

Beberapa koleganya mengatakan penyakit yang diidap Tjawa Noor Cholis kemungkinan kencing batu. Keruan saja kepala sekolah di Karawang, Jawa Barat, itu gelisah. Oleh karena itu ia bergegas ke dokter. Hasil diagnosis ahli medis itu menunjukkan Tjawa memang positif mengidap batu ginjal. Dokter yang menanganinya menyarankan agar Tjawa menjalani operasi. Namun, anjuran itu ditolak. ‘Saya takut menjalani operasi. Kalau bisa pakai herbal saja,’ katanya.

Pria 60 tahun itu memilih herbal untuk mengatasi gangguan kesehatan itu. Ia mengkonsumsi rebusan daun kumis kucing, keji beling, dan akar alang-alang. Ia menyaring rebusan itu dan meminumnya 3 kali sehari masing-masing segelas. Sayang, kesembuhan yang ia harapkan belum tergapai meski telah mengkonsumsi rebusan herbal itu selama 1 bulan. Mungkin lantaran singkatnya waktu mengkonsumsi sehingga efek herbal kurang signifikan.

Diuretik
Karena tak kunjung sembuh ia tetap mengunjungi dokter untuk mendapat suntikan di pinggang. Usai mendapat suntikan, nyeri memang hilang. Namun, cuma sesaat. Beberapa hari berselang nyeri kembali meradang. Begitu terus berulang-ulang. Pada 2002 ia merasakan nyeri pinggang dan di bagian bawah perut ketika tak mampu berkemih. Saat itulah tetangganya menyodorkan hasil rebusan daun tin.

Ia tak berpikir panjang dan langsung mengkonsumsinya. Tetangganya mendapatkan minuman itu dari kerabat yang bekerja di Jeddah, Arab Saudi. Tjawa meminum habis sebotol rebusan daun tin bervolume 600 ml. Keesokan harinya, ia merasakan sesuatu keluar bersama urinenya. Ia mengambil benda seukuran biji pepaya itu, ternyata sebuah batu bergerigi dan berwarna kelabu. Ketika batu itu keluar, Tjawa merasakan sakit luar biasa. Namun, setelah itu ia lancar berurine dan nyeri di pinggang berkurang.

Illustrasi Batu Ginjal / Kidney Stone

Menurut dr Ahmad Bi Utomo, Sp.BU, direktur Rumah Sakit Umum Islam Kustati Solo, agar batu ginjal dapat keluar bersama urine maka ukuran batu tidak lebih besar daripada saluran kencing, kira-kira berdiameter 0,4-0,5 cm. Dokter spesialis bedah urologi alumnus Universitas Airlangga itu menuturkan proses penge luaran batu dapat dibantu dengan memberikan obat-obatan yang bersifat diuretik alias peluruh urine.

Sejak merasakan khasiat daun tin Ficus carica, keponakan Tjawa, Wawan Syarief, memburu bibit tanaman purba itu dan membudidayakannya. Wawan rutin membawakannya beberapa lembar daun tin setiap hari. Tak puas hanya dibawakan daunnya saja, Tjawa akhirnya menanam pohon tin di halaman rumah. Kini pohon itu setinggi 1,5 m dan tumbuh subur. Tjawa semakin mudah memperoleh daun tin untuk mengatasi batu ginjal.

Untuk membuat ramuan, Tjawa memetik tujuh lembar daun tin berumur sedang. Teksturnya kasar. Setelah mencucinya, pria kelahiran Karawang, 17 Oktober 1948 itu merebusnya dalam tiga gelas air sampai mendidih dan tersisa dua gelas. Rebusan itulah yang diminum Tjawa 2 kali sehari, pagi setelah bangun tidur dan malam sebelum tidur. Rasanya tawar dan tidak beraroma. ‘Setelah kerja berat, minum rebusan daun tin jadi segar,’ ujar Tjawa.

Pada 2005 batu ginjalnya kembali keluar. Sejak rutin mengkonsumsi rebusan daun tin, Tjawa bisa merasakan batu turun dari pinggang kanan dan kiri. Ukurannya lebih kecil ketimbang batu yang keluar 3 tahun sebelumnya. ‘Dulu tak bisa kencing, rasanya sakit sekali. Tidur tidak nyaman dan duduk lama-lama tidak enak. Sekarang sudah tak masalah lagi duduk lama-lama, kerja sampai jam 2 pagi pun kuat,’ ujarnya.

Berdarah
Menurut dr Sidi Aritjahja, dokter sekaligus herbalis, di Yogyakarta, pemicu batu ginjal adalah konsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam dan infeksi saluran kencing. Calculi alias batu adalah kristal keras kecil yang menggumpal di dalam cairan tubuh, seperti air kemih. Batu mengendap dalam ginjal dan saluran kemih. Jika batu keluar melalui saluran kemih, menimbulkan rasa sakit luar biasa. Bila dipaksakan bisa melukai saluran kemih sehingga urine berdarah.

Cara termudah untuk mencegahnya adalah dengan banyak minum air putih. Garam-garam pembentuk batu ginjal bisa terkikis dan tidak terjadi pengendapan sehingga garam bisa terbawa bersama urine. ‘Jangan hanya minum saat kita merasa haus. Haus sebenarnya tanda bahwa tubuh kita sudah mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi,’ kata dokter alumnus Universitas Gadjah Mada itu.

Mengapa daun tin ampuh mengatasi batu ginjal?
Menurut Sidi daun tin mengandung alkaloid dan saponin yang bermanfaat sebagai diuretik serta memperbaiki metabolisme protein dan lemak. Daun tanaman anggota famili Moraceae itu mengandung senyawa flavonoid terutama quecertin dan luteolin. Keduanya senyawa antiradang dan antioksidan. Khusus luteolin berkhasiat membantu proses metabolisme karbohidrat dan meningkatkan sistem imun.

Kandungan senyawa diuretik itulah yang membantu menggerus batu yang mengendap di saluran kemih dan ginjal sehingga bisa terbawa saat berurine. Sedangkan senyawa antiradang mengurangi rasa nyeri. Pantas nyeri pinggang yang dirasakan Tjawa berkurang setelah ia rutin mengkonsumsi rebusan daun tin. Selain mengobati kencing batu, daun tin bisa memberikan kebugaran seperti yang dialami Tjawa. (Ari Caidir)

Dikutip dari Majalah Trubus

15 Jul 2010

Pesanan Pohon Tin

Posted by Indonesia Figs Garden IFG. 1 Comment

Alhamdulillah bulan ini kami kembali melayani pemesanan pohon tinpohon surga“. Kali ini kami mengantarkan pohon tin langsung ke tempat pemesan dalam keadaan segar dan langsung bisa dinikmati keindahan pohonnya maupun lezat buahnya. Berikut liputan foto alakadarnya:

Alhamdulillah, Pelanggan Kami, Bapak Yahya Mengaku Puas, Dengan Izin Allah Pohon Tinnya Tumbuh Subur dari Hari ke Hari di Halaman Rumah Beliau, Walau Dengan Tabulampot.

Sepasang Pohon Tin Melengkapi Koleksi dan Keindahan dari Kediaman Ibu Desi di Bilangan Radio Dalam Jakarta Selatan

Pohon Tin yang Berbuah Lebat ini Siap Diantar ke Sebuah Rumah Bersalin di Bintaro. Pemesanan Lengkap besaerta Potnya. Semoga Allah Memberkahi Pemiliknya, Semoga Rajin Berbuah, dan Memberikan Manfaat.

Tertarik dengan pohon tin yang terkenal dengan ‘pohon surga’ ini? Andapun dapat memiliki pohon tin seperti ini. Jangan lewatkan koleksi tanaman unik anda dengan menambah pohon tin ini di kebun ataupun di rumah anda. Dengan perawatan yang cukup mudah, pohon tin dapat juga ditanam di pot (tabulampot). Dan yang paling menarik adalah pohon ini rajin berbuah sepanjang tahun.

- – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –
Bagi siapa saja yang ingin coba tanam dapat menghubungi kami
di CDMA 021 5036 3366 atau di nomor Telkomsel: 0852 30788 450


Related articles :

11 Jul 2010

Pohon Tin

Posted by Indonesia Figs Garden IFG. 2 Comments

Bill Muzychko di New Jersey dengan pohon-pohon tinnya.

Tentang Buah Tin

“Demi (buah) tin dan (buah) zaitun, dan demi bukit Sinai.” (Qur’an At-Tin:1-2). Apa sebenarnya yang terkandung dalam buah tin sehingga Allah membuat catatan khusus. Lantas apa kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan?

Buah Tin/Ara/Figs/Ficus Carica L

Buah Tin (Ficus carica) dipercaya sebagai fruit from paradise, buah suci dari taman surgawi. Bukan tanpa alasan, selain rasanya yang segar dan lezat, buah ini juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Bahkan manfaat ini juga disebutkan dalam hadits Nabi saw. yang diriwayatkan oleh Abu Darda ra.

Dalam hadits tersebut dikisahkan Rasulullah diberi buah tin dan memakannya. Kemudian Rasulullah bersabda, “Jika engkau berkata ada buah yang diturunkan dari surga, maka aku bisa katakan, inilah buahnya, karena sesungguhnya bahnya tanpa biji. Oleh karena itu makanlah, karena buah tin ini dapat menyembuhkan wasir dan encok”.

Literatur sejarah mencatat kalau buah tin berasal dari Arab dan sudah ada sejak 4000 tahun sebelum masehi. Sekarang pohon tin telah banyak tumbuh dan dibudidayakan secara mordern di negara-negara Timur Tengah, daerah Mediterania dan bahkan Indonesia.

Mentah Matang sama Lezatnya

Buah tin muda berwarna kehijauan. Seiring dengan matangnya buah, warna kulit akan berubah menjadi ungu kehitaman atau kekuningan sesuai dengan varietasnya. Buah muda biasanya dikonsumsi sebagai olahan sayur, dimasak dengan aneka daging atau campuran selada. Jika sudah tua dan matang sangat lezat dikonsumsi sebagai buah meja.

source from kruger farms

Di Timur Tengah maupun Eropa, tin termasuk buah mewah dan mahal. Dulunya hanya dikonsumsi kalangan bangsawan atau kalangan bangsawan atau saat acara-acara istimewa. Seiring dengan majunya teknologi pertanian, kini buah tin makin mudah didapat dengan harga yang relatif terjangkau.

Orang Eropa menyebut buah tin dengan buah fig. Sepintas buah ini memiliki rasa dan aroma yang mirip dengan jambu biji. Aromanya harum, teksturnya empuk, rasanya keset, manisnya sedang, sedikit mengandung air dan berbiji banyak namun biijnya enak dimakan.

Tingginya kandungan pektin, menjadikan buah ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan baku selai, jelly, jam, maupun marmalade dengan rasa yang lezat dan keharuman yang khas.

Manfaat dan Kandungan Gizinya
Menurut Prof. Dr.Ir. Ali Khomsan, buah-buahan merupakan sumber serat yang baik. Serat ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran penceranaan. Dengan mengkonsumsi banyak serat maka akan terhindar dari penyakit seperti sembelit. Serat juga dapat mengikat zat karsinogen pemicu timbulnya kanker di saluran cerna.

Berdasarkan penelitian Californaia Fig Nutritional Information, buah tin mengandung serat yang sangat tinggi. Setiap 100 gr buah tin kering terkandung 12.2 g serat sedangkan apel hanya 2.0 g dan jeruk 1.9 g. Serat juga memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok bagi orang yang sedang menjalani diet atau puasa.

Kandungan gula buah juga tinggi, dicerna sedikit demi sedikit di dalam tuubuh karena merupakan gula buah yang komplek. Cocok dikonsumsi sebagai hidangan menu buka atau santap sahur untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa atau memberi energi selama berpuasa.

Dalam penelian lain, disebutkan bahwa tin juga mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan bagi kesehatan diantaranya omega-3 dan omega-6. Kelebihan yang lain, buah tin rendah lemak, rendah sodium, rendah kalori dan bebas kolesterol sehingga sangat cocok dikonsumsi penderit diabetes mellitus.

Keistimewaan buah ini tidak berhenti sampai disitu. Beragam vitamin dan mineral bermanfaat terkandung didalamnya. Setiap 100 g buah tin mengandunng vitamin A, vitamin C, kalsium dan zat bersi serta kalium. Kalium adalah mineral yang bersifat diuretik sehingga membantu mengeluarkan garam dalam tubuh. Sangat baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Vitamin dan mineral ini sangat diperlukan tubuh untuk menjaga dan memelihara kesehatan organ tubuh kita.

Sungguh buah yang kaya manfaat!

~FORUM UKHUWAH LEMBAGA DAKWAH
FAKULTAS KEDOKTERAN INDONESIA
Written by Intan Risna

Sumber : Majalah Dokter Kita. September 2009.
dikutip dari Didik Widyantoro – Taman Tiin, Pacet Mojokerto


Artikel Lainnya:

Sekilas Khasiat Buah Tin

Menurut Imam Ibnu Al Jawziyyah, Buah Tin memiliki banyak khasiat,diantaranya dapat mengurangi penyakit sesak nafas, membersihkan hati dan limpa, juga pengencer dahak, serta memberi khasiat yang baik pada tubuh, sebagai langkah pencegahan untuk melawan racun di tubuh kita.
Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda, “Sekiranya aku katakan, Sesungguhnya buah yang turun dari Surga maka aku katakan, inilah buahnya (Tiin),

image via winterwriter

sesungguhnya buah surga tiada keraguannya.” (Hadis riwayat Abu Darba; Suyuti)

Seiring dengan hadis tersebut, juga dibuktikan dengan penemuan sains mengenai banyaknya keistimewaan yang bisa diambil dari sebiji buah Tin yang jarang diketahui. Buah Tin mempunyai khasiat yang berbeda dengan buah-buahan lain dan juga lezat serta mempunyai nilai kesehatan yang tinggi. Selain dari itu, juga bermanfaat sebagai bahan pelancar (laxative), penahan sakit dan unsur perkumuhan air kencing (diuretik).

Prof. J. A Vinson dari Universitas Scranton Amerika Serikat telah membuat kajian dan membuktikan bahwa, Buah Tin mengandung khasiat yang tinggi jika dibandingkan dengan buah-buahan yang lain. Buah Tin tidak mengandung garan, lemak dan kolesterol, tetapi mengandung lebih tinggi kalium, serat dan zat besi. Hasil penelitian dalam 100gram buah Tin, mengandung 20% daripada kebutuhan zat serat harian tubuh kita. Dari jumlah tersebut, lebih 28% adalah jenis serat terlarut.

Penelitian menunjukkan, bahwa serat terlarut bisa membantu gula dalam darah dan mengurangi kolesterol dalam darah dengan mengikatnya di dalam saluran pencernaan, manakala serat tidak larut, dapat melindungi dan mencegah kanker usus besar (koion). Makanan yang kaya akan serat mampu mengurangi berat badan, oleh karena itu Buah Tin juga sangat sesuai mengatasi masalah berat badan.

Buah Tin dapat dikonsumsi setiap orang, termasuk anak-anak dan merupakan makanan yang terbaik untuk semua umur, karena Buah Tin mengandung serat yang tinggi dan manis rasanya. Jadi sangat tepat jika kita mengkonsumsi buah ini, sebagai makanan alternatif kita untuk meningkatkan kesehatan kita sehari-hari di dalam dunia modern ini.

Satu lagi keistimewaan yang terkandung di dalam Buah Tin adalah dapat dipercayai mempunyai bahan yang dapat melawan kanker. Di dalam Buah Tin mengandung “polyphenols” yang tinggi berfungsi sebagai antioksidan yang amat penting bagi tubuh kita, karena dapat berfungsi sebagai free radical dalam tubuh yang menyebabkan kanker. Disamping itu, Buah Tin juga mengandung unsur lain yang menjadi bahan anti kanker, yaitu “benzaldehyde” dan “coumarins”. Benzaldehyde telah terbukti mampu bertindak sebagai bahan anti tumor dan “coumarins” adalah untuk merawat kulit dan kanker prostat.

Disamping itu, keberadaan serat, kalium dan magnesium di dalam Buah Tin dapat mengurangi serangan angin dan mampu mengontrol tekanan darah tinggi. Satu berita baik bagi pengidap penyakit darah tinggi, karena dengan memakan Buah Tin dijadikan pencegah penyakit tersebut.

Untuk penyakit kencing manis, serat yang terdapat di dalam Buah Tin ini dapat memperlahan proses penyerapan glukosa di usus kecil. Gabungan zat yang terkandung dalam Buah Tin yaitu serat yang tinggi dan karbohidrat dalam bentuk yang ringkas, yaitu glukosa dan fruktosa mampu mengontrol kadar gula darah seseorang.


Artikel Wikipedia:

Pohon Tin di Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas

Tin (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama. Nama ini diambil dari bahasa Arab, juga dikenal dengan nama “Ara” (buah ara / pohon ara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig, sebenarnya masih termasuk kerabat pohon beringin.

Pemerian
Tumbuh di daerah Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afganistan. Sekarang dibudidayakan pula di Australia, Cile, Argentina, serta Amerika Serikat.

Habitus berupa pohon, besar dan dapat tumbuh hingga 10m dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping.

Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan dilakukan oleh sejenis tawon khusus, sama seperti serangga yang menyerbuki jenis-jenis Ficus lainnya.

Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Tipe ini khas untuk semua anggota suku ara-araan (Moraceae). Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini dapat mengiritasi kulit.

Pemanfaatan

Buah tin dapat dimakan segar, dikeringkan, atau dibuat selai. Buah yang dipetik harus segera dimanfaatkan karena tidak dapat disimpan lama (mudah rusak). Di Bengali buah tin diolah sebagai sayuran.

Buah Tin yang Belum Ranum

Kaitan dengan literatur
Tin disebut-sebut dalam kitab Kejadian yaitu pohon ara yang daunnya dijadikan cawat oleh Adam dan Hawa ketika mereka mereka diusir dari surga/ Taman Eden karena melanggar perintah Tuhan yang melarang mereka memakan buah dari pohon pengetahuan.

Di Al Qur’an, salah satu surat disebut dengan nama ini (QS Surat At-Tiin) karena Allah bersumpah atas nama buah/tumbuhan ini.

Related articles

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  • Jual Pohon TIN, Bibit Pohon Tin


    Indonesia Figs Garden

    Perkenalkan, kami sebuah badan usaha yang memfokuskan diri pada budidaya POHON TIN yang juga dikenal sebagai buah ara, buah figs dan buah surgawi; yang disebutkan dalam Al Quran dan hadist.

    Lokasi kami berada di daerah Fatmawati yang menjadi akses ke beberapa wilayah seperti Cilandak, Blok M, Radio Dalam, Pondok Indah dan Cipete di Jakarta Selatan, ibukota Indonesia. Lihat rute Embun Florist di link berikut ini: LINK MAP GOOGLE KAMI

    Pertanyaan, info ataupun pemesanan hubungi kami di
    Call Center 021 - 5036 3366 atau
    Telkomsel: 0812-131-98491
    atau Esia: 021-985 91327.

    Jangan ragu untuk menghubungi kami, walau sekedar bertanya ataupun silaturahim.

    Salam,
    Hartono Abdul Halim

    Ket: Sebagian Hasil Penjualan akan Digunakan untuk Membantu Anak Yatim dan Pemberdayaan Dhuafa

  • Artikel Terbaru

  • Komentar Terbaru